3 Tantangan yang Harus Dihadapi Dalam Franchise Bisnis Burger

Makanan cepat saji sepertinya masih menjadi primadona bagi sebagian orang yang menginginkan gizi lengkap dengan waktu yang cepat sehingga menyebabkan banyak pemilik modal yang ingin melakukan franchise bisnis burger kaki lima yang menjanjikan dan dianggap lebih murah dibandingkan makanan cepat saji lainnya. Namun dalam hal ini, terdapat banyak sekali tantangan yang harus dihadapi oleh pebisnis untuk bisa mengembangkan usahanya.

Apakah Tantangan Dalam Franchise Bisnis Burger?

Tidak ada bisnis yang bisa berjalan dengan mudah pada awalnya seperti franchise bisnis burger yang juga memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi seperti:

  • Banyak pesaing dengan merk dagang yang sama

Pesaing yang paling utama dalam menjalanakan bisnis ini bukanlah berasal dari pebisnis lain yang memiliki usaha makanan cepat saji yang lainnya seperti pizza mini, hotdog ataupun fried chicken melainkan para franchisee lainnya yang juga memiliki bisnis serupa dengan merk dagang yang sama. Meskipun bersifat sama-sama anggota mitra, namun setiap pebisnis pasti akan bersaing untuk mendapatkan banyak pelanggan yang akan mengonsumsi burger yang mereka jual dengan berbagai macam metode promosi tambahan yang diterapkan. Jika Anda sebagai pemilik bisnis serupa tidak mampu untuk menjaring minat banyak pelanggan untuk berpindah dengan cara membeli bisnis Anda, maka Anda tidak akan bisa bersaing dalam dunia bisnis.

  • Lokasi usaha yang kurang strategis

Tantangan yang harus dihadapi berikutnya dalam menjalankan franchise bisnis burger adalah lokasi usaha yang tidak tepat. Sebenarnya pihak franchisor akan terlabih dahulu melakukan survey pada lokasi yang Anda pilih sehingga bisa mengembangkan sebuah bisnis tersebut. Namun terkadang kesalahan perhitungan dalam memilih lokasi justru bisa menyebabkan Anda harus menghadapi resiko kerugian jika penjualan tidak bisa mencapai target yang ditetapkan. Usahakan untuk memilih lokasi di tempat keramaian yang menjadi pusat aktivitas dari masyarakat seperti kampus, kantor, sekolah atau pasar. Namun Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apakah terdapat pesaing yang menjual produk serupa disana sehingga bisa mengambil keputusan.

  • Rasa yang berbeda dari burger sebenarnya

franchise bisnis burgerMeskipun bahan baku serta segala macam bahan pendukungnya disediakan oleh pihak franchisor, namun membuat rasa yang sama dengan burger aslinya merupakan sebuah tantangan tersendiri dikarenakan konsumen sangat peka terhadap rasa makanan yang mereka konsumsi sehingga jika terdapat ketidakmiripan atau kesamaan rasa dengan aslinya, maka mereka akan langsung menyadarinya. Oleh sebab itu, ketika melakukan proses training serta pelatihan membuat burger, Anda selalu diminta untuk memperhatikan secara detail setiap takaran bahan termasuk juga komposisi saus yang digunakan secara cermat sehingga benar-benar bisa membuat produk serupa dengan aslinya. Dengan demikian, burger yang Anda buat tidak akan dibandingkan dengan yang lainnya atau bahkan produk aslinya.

Semoga dengan mengetahui beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh pemilik franchise bisnis burger dengan cermat, maka Anda bisa mengambil tindakan tepat untuk mengantisipasi terjadinya resiko kerugian yang bisa membuat bisnis Anda jatuh.